Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan. Kantor Pencarian dan Pertolongan Timika Telepon : (0901) 3125115


TIM SAR GABUNGAN PERLUAS AREA CARI SANTRI YANG TENGGELAM DI KALI CIBEBER


Sukabumi -  Memasuki pencarian hari ketiga terhadap Muhammad Akbar (15) seorang santri Al Amin yang tenggelam di Kali Cibeber kembali dilanjutkan oleh tim SAR gabungan pada Kamis (13/8). Tim SAR gabungan sekitar pukul 07.00 WIB pagi tadi kembali melakukan briefing untuk menentukan rencana operasi SAR yang akan dilakukan hari ini. Puluhan personil SAR gabungan yang terdiri dari Pos SAR Sukabumi, Polsek Cicurug, Babinsa Nangerang, Babinkamtibmas Nangerang, BPBD kab.Sukabumi, Damkar Cicurug, PMI Kab. Sukabumi, Satpol PP Cicurug, Relawan Doa, SAR Khatulistiwa, MAPALA CBI, Pramuka Peduli Kab.Sukabumi, Aqua Rescue, IEA Sukabumi, PDC, SISPALA Semut, Voulenter Phantera, AERI, Sarda Kab.Sukabumi, Paguyuban Ambulance Sukabumi, Relawan ASC, Laskar FPI, Sehati Sukabumi, Catatan Cakrawala Cidahu, Ruang peduli, kopel, Bagana banser, serta masyarakat setempat dikerahkan guna memaksimalkan pencarian pada hari ini.
“Kami akan optimalkan pencarian pada hari ini dengan mengerahkan seluruh unsur SAR gabungan dengan alat yang ada di lapangan, kita mohon doa serta dukungannya agar korban segera kita temukan.” Tegas Hendra Sudirman, S.E., M.Si., Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Jakarta selaku SAR Mission Coordinator (SMC) dalam operasi SAR. Beliau juga menambahkan bahwa pada pagi ini tim SAR gabungan akan melakukan pencarian dengan membagi area menjadi 3 (tiga), SRU pertama melakukan penyisiran menggunakan rubber boat dari lokasi kejadian sejauh 4 KM, SRU kedua melakukan penyisiran secara visual melalui jalur darat dari lokasi kejadian sejauh 4 KM, kemudian SRU ketiga melakukan penyelaman dengan radius 10 Meter dari lokasi kejadian apabila kondisi memungkinkan. Sebelumnya korban dikabarkan terseret arus Kali Cibeber pada selasa (11/8) petang sekitar pukul 17.00 WIB tepatnya di kawasan Nangerang, Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Korban bersama teman-temannya sedang bermain air di pinggiran kali, beberapa saat kemudian korban melompat ke dalam kali hingga akhirnya terseret arus karena pada saat itu kondisi di lokasi kejadian diguyur hujan dan alirannya cukup deras. Teman-temannya hendak menolong korban namun naas korban lebih dulu terseret dan menghilang.

HUMAS KANTOR PENCARIAN DAN PERTOLONGAN JAKARTA



Kategori Berita Kansar , General Artikel , General Berita , Kondisi Yang Membahayakan Jiwa Manusia .
Pengunggah : jakartaadmin
13 August 12:29 WIB