Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan. Kantor Pencarian dan Pertolongan Timika Telepon : (0901) 3125115


SEORANG IBU HANYUT DAN TENGGELAM BERSAMA ANAKNYA DI SUNGAI CENDRAWASIH


SAR Timika. Pada hari Rabu (08/04) tepatnya pukul 10:30 WIT Amir (38) warga Kampung Cendrawasih Timika bersama teman-temanya mendatangi Kantor SAR Timika, maksud tujuan kedatangan mereka tersebut yaitu untuk melaporkan bahwa 2 (dua) orang kerabat mereka yaitu Rosmini (37) bersama anaknya Yuni (14) telah tenggelam setelah terseret arus sungai Cendrawasih.

Menurut petugas piket Humas SAR Timika yang mencari informasi kronologis kejadian  di lapangan mengatakan, Kejadian bermula ketika Yuni salah seorang korban sedang berenang bersama temanya, tiba-tiba 2 (dua) orang anak tersebut teriak meminta tolong karena meraka terseret derasnya arus sungai yang saat itu sedang meluap akibat hujan deras, ibu mereka yang saat itu berada tidak jauh dari pinggir sungai mencoba untuk menyelamatkan mereka, namun naas yang dialami Yuni bersama ibunya yang hendak berusaha menyelematkan Yuni, kencangnya arus sungai Cendrawasih saat itu mampu menyeret mereka berdua hingga tenggelam. Kantor SAR Timika setelah menerima laporan tersebut langsung bergegas mengrimkan satu tim yang di lengkapi dengan perahu karet dan peralatan selam ke lokasi kejadian untuk melakukan pencarian terhadap Yuni dan ibunya.

Setelah melekukan pencarian dengan menyelami sungai Cendrawasih, Personil Rescuer SAR Timika yang dibantu masyarakat Kampung Cendrawasih pada pukul 02:40 WIT berhasil menemukan  salah satu dari kedua korban yaitu Ibu Rosmini, Rosmini ditemukan dalam kondisi meninggal dunia  tidak jauh dari lokasi kejadian. Namun hingga sore hari Yuni belum juga  di ketemukan, mengingat kodisi yang sudah mulai gelap dan tidak memungkinkan untuk melakukan pencarian akhirnya SAR Timika memutuskan untuk melanjutkan pencarian pada esok hari dengan pola pencarian sedikit luas mengingat kemungkinan korban semakin jauh terbawa arus sungai Cendrawasih. (HMS)



Kategori General Berita .
Pengunggah : author
8 April 21:00 WIB